Jatim
Sabtu, 8 Juli 2017 - 13:05 WIB

RAZIA MADIUN : Satpol PP Kota Madiun Tangkap 7 Anak Jalanan di Taman Kelun

Redaksi Solopos.com  /  Rohmah Ermawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Tujuh anak jalanan yang ditangkap petugas dibawa ke kantor Satpol PP Kota Madiun, Jumat (7/7/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Razia Madiun, tujuh anak jalanan yang biasa menongkrong di Taman Kelun ditangkap petugas Satpol PP.

Madiunpos.com, MADIUN — Tujuh anak jalanan ditangkap petugas Satpol PP Kota Madiun saat berada di kios di Taman Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jumat (7/7/2017) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat ditangkap, beberapa anak habis meminum minuman keras.

Advertisement

Tujuh anak jalanan yang ditangkap itu terdiri dari empat remaja putra dan tiga remaja putri yang masih di bawah umur yaitu Tedy Prasetya, 19; Pronioko Yoland, 18; AP, 17, dan Etheng, 18. Sedangkan tiga remaja putri yang ditangkap yaitu DF, 16; KSG, 15; dan LDA, 16.

Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyono, mengatakan tujuh anak jalanan itu ditangkap saat sedang berada di kios di Taman Kelun. Ketujuh remaja ini ditangkap saat sedang berkumpul dan beberapa di antaranya diduga baru saja mengonsumsi alkohol.

Sebelum melakukan razia ini, petugas mendapat laporan dari warga setempat mengenai aktivitas anak jalanan tersebut. Warga juga mengaku terganggu dengan keberadaan mereka. Setelah dilakukan pengintaian, ternyata benar kios tersebut dipakai tempat untuk berkumpul anak-anak jalanan itu.

Advertisement

“Saat ditangkap, mereka sedang berkumpul di warung itu. Beberapa anak di antaranya mulutnya bau alkohol,” kata dia kepada wartawan.

Dia menuturkan beberapa waktu lalu di lokasi tempat anak-anak ini berkumpul juga ditemukan kondom bekas. “Kami sangat prihatin, di lokasi mereka berkumpul juga pernah ditemukan kondom bekas,” jelas dia.

Lebih lanjut, Sunardi menuturkan anak-anak jalanan ini mencari uang dengan mengamen di sejumlah lokasi keramaian di Kota Madiun. Dari tujuh anak yang ditangkap ada beberapa yang berstatus sebagai pelajar dan ada juga yang putus sekolah.

Advertisement

Saat dibawa ke kantor Satpol PP, ketujuh anak jalanan ini sempat melarikan diri. Namun, akhirnya aksi mereka berhasil dicegah petugas.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif