SOLOPOS.COM - ejumlah siswa PAUD tampil di acara gebyar PAUD dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) di Alun-alun Pacitan, Kamis (26/5/2016). (pacitankab.go.id)

Pendidikan Pacitan, sebanyak 1.699 guru PAUD di Pacitan belum diangkat sebagai PNS.

Madiunpos.com, PACITAN — Sebanyak 1.699 orang guru di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Pacitan masih berstatus sebagai guru non-PNS. Selama ini guru PAUD itu belum mendapatkan honor yang setimpal dan tingkat kesejahteraan masih rendah.

Promosi Beli Emas Bonus Mobil, Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio untuk Nasabah Loyal

Bupati Pacitan, Indartato, mengatakan di Kabupaten Pacitan ada 900 lembaga PAUD dengan total guru non-PNS sebanyak 1.699 orang. Jumlah tersebut terdiri dari guru kelompok bermain sebanyak 950 orang, guru tempat penitipan anak 29 orang, guru SPS sebanyak 159 orang, guru TK sebanyak 351 orang, dan guru RA/BA sebanyak 210 orang.

“Saat ini belum ada pengangkatan PNS lagi, sejak moratorium pengangkatan PNS dari pemerintah pusat,” ujar dia di acara Gebyar PAUD se-Pacitan di Alun-alun Pacitan, Kamis (26/5/2016).

Indartato mengatakan pendidikan anak usia dini sangat penting untuk menyiapkan generasi ke depan yang berkualitas. Untuk itu, Pemkab Pacitan sangat fokus di bidang PAUD.

Namun, dia mengakui saat ini perjuangan guru-guru PAUD belum mendapatkan imbalan yang setimpal. Hal ini dikarenakan keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Pacitan. “Saya sangat berterima kasih dan mohon maaf karena belum mampu memenuhi standar kesejahteraan bagi guru-guru PAUD,” kata dia yang dikutip Madiunpos.com dari laman pacitankab.go.id, Jumat (27/5/2016).

Dalam gelaran gebyar PAUD tersebut, ada 2.500 anak dan didampingi 1.000 orang pembimbing tampil dengan berbagai kostum yang unik. Gebyar PAUD itu dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya