Jatim
Senin, 20 April 2020 - 16:30 WIB

Mancing di Sungai, Bocah 7 Tahun di Madiun Terseret Arus

Abdul Jalil  /  Ahmad Baihaqi  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Petugas dari BPBD Kabupaten Madiun menyisir sungai Babadan Lor untuk mencari korban yang terseret arus sungai, Senin (20/4/2020). (Istimewa-BPBD Madiun)

Solopos.com, MADIUN – Seorang bocah laki-laki, Revin, menghilang setelah terseret arus air di Sungai Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Minggu (19/4/2020). Bocah berusia 7 tahun itu sebelumnya sedang memancing dengan teman-temannya di sungai tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi, mengatakan peristiwa nahas yang menimpa bocah asal Dusun Kedunggulun, Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, itu terjadi pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB.

Advertisement

Tukang Becak Digebuki Satpam & Dituduh Maling di Solo Dapat Perhatian Ganjar Pranowo

Saat itu, Revin bersama teman-temannya, Andra, Giral, Nevril berangkat dari rumah hendak memancing di sungai. Saat memancing, empat bocah itu tidak mendapatkan ikan apa-apa.

“Karena tidak mendapatkan ikan, Giral dan Andra pulang dahulu. Sedangkan korban dan Nevril bermain di sungai,” kata Rowi, Senin (20/4/2020).

Advertisement

Sepekan Dirawat, Hasil Swab Pasien Positif Asal Paulan Colomadu Karanganyar Negatif Covid-19

Berdasarkan keterangan Nevril, saat itu korban mengajak temannya itu untuk bermain di tempat yang lebih dalam. Namun, Nevril menolak karena sudah merasakan terbawa arus. Kemudian korban nekat ke tengah sungai hingga akhirnya bocah tersebut terseret arus.

“Karena tidak pulang-pulang, ibu korban kemudian mencarinya ke rumah teman-temannya. Setelah itu, baru ibu korban mencarinya ke sungai,” ujar dia.

Advertisement

Jadi Sendal Dawit! Video Bule AS Cover Lagu Pamer Bojo Didi Kempot Bikin Ngakak

Terakhir kali, bocah tujuh tahun itu mengenakan pakaian warna hitam. Ciri-cirinya tinggi 118 cm, kulit hitam, rambut hitam lurus, dan gigi rata.

Petugas dari BPBD kemudian turun untuk mencari keberadaan anak yang terseret arus sungai tersebut. Pencarian dilakukan sampai Minggu malam. Tetapi petugas belum berhasil menemukan bocah malang tersebut. Tim dari BPBD kembali menyisir sungai untuk mencari bocah tersebut, Senin pagi.

Fenomena Cacing Keluar di Soloraya Bukan Disebabkan Disinfektan, Begini Penjelasan Pakar UNS Solo

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif