SOLOPOS.COM - Gerbang Kampus BEC pare Kediri(Kampung-Inggris.com)

Kampung Inggris Pare dilahirkan dari sebuah kursusan bernama Basic English Course atau BEC. Seperti apakah jenjeng belajar yang diterapkan di kursusan tertua di Kota Tahu Kuning itu?

 

Promosi Beli Emas Bonus Mobil, Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio untuk Nasabah Loyal

Madiunpos.com, KEDIRI –  Sejak puluhan tahun silam, Basic English Course atau BEC menerapkan metode belajar dengan tiga jenjang dasar. Melalui tiga jenjang dasar inilah, para siswa akan digembleng setiap hari untuk menjadi manusia internasional, sebutan nyentrik di Pare untuk siswa yang menguasai Bahasa Inggris.

Madiunpos.com yang pernah belajar di BEC mencatat, jenjang pertama yang harus dilalui siswa ialah Basic Training Class (BTC). Program ini menjadi pondasi bagi para siswa BEC untuk melatih mental berbicara dan bercakap Bahasa Inggris dengan sesama siswa atau guru, meski masih belepotan gramatikalnya.

Target progam ini ialah penguasaan 16 tenses di luar kepala. Siswa tak hanya dituntut menghapal tenses, namun juga menerapkan dalam berbagai pola kalimat yang sangat beragam. Setiap akhir pekan, siswa akan diuji satu persatu di depan kelas untuk menerapkan tenses dalam aneka pola kalimat.

Namun, jangan dibayangkan ujian ini menyeramkan. Para siswa justru banyak yang termotivasi dan tertantang model penguasaan tenses yang unik dan menyenangkan ini. Pada jenjang BTC ini, siswa akan menempuh waktu selama satu bulan sebelum naik ke kelas berikutnya.

Namun, bagi sejumlah siswa baru, biasanya akan mengambil program Pre-BEC, yakni program pengenalan dasar-dasar belajar di BEC selama sebulan. Program ini banyak sekali peminatnya lantaran tak sedikit para siswa yang datang ke Pare dengan minat kuat namun benar-benar nihil pengetahuan bahasa Inggrisnya.

Jenjang kedua ialah CTC atau Candidate of Training Class. Program ini menitik beratkan pada penguasaan New Concept English Book, sebuah buku saku “sakti” yang dihapal ribuan siswa BEC secara turun temurun.

Dalam buku sederhana ini, siswa akan mendalami aneka rupa gramatikal Bahasa Inggris dalam bentuk cerita. Yang menarik, buku saku ini harus dihapalkan. Tak sedikit siswa BEC yang sedang menghapal, memakai perbincangan sesama rekannya ala kisah new concept itu.

Selain new concept, siswa juga akan mendalami susunan kalimat pasif, aktif, kalimat langsung dan tak langsung, serta struktur bahasa Inggris lainnya. Kelas ini berjalan selama dua bulan. Sistem pembelajaran di ruangan, 50% memakai Bahasa Inggris.

 

Jenjang ketiga ialah TC alias  Training Class. Program ini adalah tahapan terakhir siswa BEC sebelum diwisuda. Metode pembelajarannya 100% Bahasa Inggris, baik di kelas, di lingkungan BEC, maupun di asrama atau indekos sekalipun.

Dalam hal ini, para siswalah yang harus mendisplinkan diri sendiri untuk selalu bicara dengan bahasa Inggris ketika di luar lingkungan BEC. Tujuannya satu; untuk memperlancar Bahasa Inggris. Dengan tekad kuat dan motivasi para guru BEC, tak sedikit para siswa BEC yang sanggup mempertahankan berbahasa Inggris di luar BEC hingga di rumahnya.

Bahkan, sejumlah siswa ada yang sengaja membentuk kelompok kecil lalu membuat komitmen bersama untuk selalu bicara Bahasa Inggris kapan pun dan di mana pun; dari bangun tidur sampai tidur kembali.

Saking ekstremnya, tak sedikit siswa BEC tak melayani percakapan dengan bahasa selain Inggris kepada sesama siswa BEC. Mereka pun biasanya akan mengungkapkan hal itu dengan kalimat demikian, “I am sory. I dont undesrtand what you said.” [Maaf, saya tak mengerti apa yang Anda katakan.]

Kisah-kisah tentang komitmen para siswa BEC ini biasanya akan disampaikan langsung oleh sang pendiri Kampung Inggris Pare, Kalend Osen dalam sesi pengarahan massal di aula. Inilah sesi yang sangat ditungu-tunggu dan memukau lantaran Kalend Osen sendiri yang akan memberikan motivasi belajar, berbagi kisah inspiratif para pelajar di Nusantara, serta harapan menyongsong masa depan.

Nah, Anda tertarik belajar Bahasa Inggris di BEC Pare?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya