Jatim
Kamis, 16 Juni 2022 - 22:59 WIB

Innalillahi, Seorang Emak-Emak Meninggal saat Belanja di Pasar Ponorogo

Ronaa Nisa'us Sholikhah  /  Abdul Jalil  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Polisi sedang meninjau ke lokasi tempat meninggalnya seorang perempuan di Pasar Stasiun Ponorogo Kamis (16/6/2022) (Istimewa/Endra)

Solopos.com, PONOROGO — Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia secara mendadak di Pasar Stasiun, Kelurahan Banyudono, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (16/6/2022). Perempuan berusia 42 tahun itu meninggal dunia saat sedang berbelanja di pasar tersebut.

Kapolsek Ponorogo, AKP Haryo Kusbiantoro, mengatakan perempuan berinisial NH itu merupakan warga Kelurahan Jingglong, Ponorogo. NH ditemukan meninggal saat sedang berbelanja sayuran untuk kebutuhan dagangnya di rumah. Sehari-hari, perempuan itu berjualan nasi pecel di rumahnya.

Advertisement

“Korban memang sering belanja sayur di Pasar Stasiun, jadi pedagang ini hafal kepada korban,” kata dia.

Kronologis awalnya yaitu NH berbelanja seperti biasa di pasar tersebut. Seusai berbelanja, korban makan bersama teman-temannya. Namun, setelah makan NH merasa mual dan segera pergi ke kamar mandi.

Advertisement

Kronologis awalnya yaitu NH berbelanja seperti biasa di pasar tersebut. Seusai berbelanja, korban makan bersama teman-temannya. Namun, setelah makan NH merasa mual dan segera pergi ke kamar mandi.

Baca Juga: Gara-Gara Puntung Rokok, Rumah di Ponorogo Nyaris Ludes Terbakar

Setelah keluar kamar mandi, perempuan itu mengalami muntah-muntah dan lemas kemudian terjatuh serta pingsan.

Advertisement

Hasil keterangan dari dokter, NH sampai rumah sakit sudah dinyatakan meninggal dunia. Menurut keterangan dari pihak keluarga, NH memang mengalami penyakit sesak nafas dan menjalani rawat jalan selama 3 tahun terakhir. Selain itu, setiap kelelahan NH sering jatuh pingsan.

“Dari keterangan keluarga, sebelum berangkat korban mengeluh agak sesak,” katanya.

Baca Juga: Bikin Hoaks Penculikan Anak, Kades & Kasun di Ponorogo Diperiksa Polisi

Advertisement

NH meninggal dunia diduga karena sesak nafasnya kambuh. Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut merupakan musibah. Jenazah NH diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo menambahkan bahwa menurut keterangan pedagang pasar, NH seringkali pingsan saat kecapekan. Selain itu, NH sering mengeluh dadanya sesak.

“Korban ini memang langganan belanja di pasar stasiun. Jadi para pedagang sudah hapal,” ungkap Catur.

Advertisement

Catur menambahkan, berdasarkan keterangan dari keluarga, yang bersangkutan menderita sakit sesak nafas sejak tiga tahun lalu. Serta menjalani berobat jalan dari rumah sakit.

“Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan jenazah sudah diserahkan untuk dimakamkan,” pungkas Catur.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif