Jatim
Rabu, 13 Oktober 2021 - 14:17 WIB

Ini Pusat Gempa Pacitan M 4,8 Terasa di Trenggalek, Wonogiri, & Jogja

Tim Solopos  /  Chelin Indra Sushmita  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi gempa bumi. (Freepik)

Solopos.com, PACITAN — Gempa bumi mengguncang sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Wonogiri, Jawa Tengah, serta Pacitan, Jawa Timur, Rabu (13/10/2021) siang.

Beberapa warga di DIY merasakan Bumi berguncang selama beberapa detik sekitar pukul 12.00 WIB. Gempa itu dirasakan warga di Kabupaten Sleman hingga Kabupaten Gunungkidul. Gempa juga dirasakan warga Klaten serta Wonogiri di Jawa Tengah dan Pacitan, Jawa Timur.

Advertisement

Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa berkekuatan magnitudo 4,8 itu berpusat sekitar 78 km di selatan laut Pacitan. Gempa ini pun dirasakan warga di Pacitan, Trenggalek, Wonogiri, Gunungkidul, Bantul, dan Jogja.

Baca juga: Mitos Fakta Unik Ikan Dewa

Dikabarkan Detik.com, guncagan Bumi tersebut membuat warga di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah geger. Salah satu warga Dusun Bulu, Desa Nanggulan, Kecamatan Cawas, Klaten, mengaku merasakan Bumi bergetar sesaat seusai azan zuhur.

Advertisement

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Rujedi, mengatakan belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
“Iya menurut informasi terjadi gempa tadi. Tapi meskipun dirasakan belum ada laporan dampak yang ditimbulkannya,” kata Rujedi pada detikcom.

Sementara itu dikabarkan Solopos.com sebelumnya gempa di Kabupaten Wonogiri dirasakan dua kali pada Rabu (13/10/2021) siang. Para aparatur sipil negara (ASN) di Kantor Wakil Bupati Wonogiri serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan berhamburan keluar gedung.

Baca juga: Cerita Warga Wonogiri yang Panik Berlarian Saat Rasakan Gempa

Advertisement

Wartawan Solopos.com yang bertugas di Wonogiri, Rudi Hartono, merasakan gempa bumi. Rudi menyampaikan guncangan gempa dirasakan beberapa detik. Gempa pertama sekitar pukul 12.05 WIB.

Guncangan gempa membuat puluhan ASN dan sejumlah mahasiswa magang di kantor tersebut berhamburan keluar gedung.

Sesaat setelah keluar gedung, terjadi gempa susulan. Durasi gempa kedua nyaris sama dengan gempa pertama.

 

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif