Jatim
Kamis, 15 April 2021 - 09:42 WIB

Hujan Deras Merata di Madiun, Puluhan Rumah Terendam Banjir

Abdul Jalil  /  Kaled Hasby Ashshidiqy  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Warga melihat kondisi rumahnya yang kemasukan air banjir di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Rabu (15/4/2021). (Istimewa)

Solopos.com, MADIUN -- Banjir menerjang puluhan rumah di empat desa di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Rabu (14/4/2021) malam. Selain rumah warga, banjir juga menggenangi jalan nasional Madiun-Surabaya.

Informasi yang dihimpun Solopo.com, banjir di wilayah Kecamatan Saradan itu membuat kemacetan lalu lintas hingga lima kilometer. Banyak kendaraan besar harus berhenti karena terjebak banjir. Arus lalu lintas berangsur pulih setelah air mulai surut pada Kamis (15/4/2021) dini hari.

Advertisement

Empat desa di Kecamatan Saradan yang mengalami kebanjiran yaitu Sukorejo, Sidorejo, Sugihwaras, dan Bajulan. Air banjir masuk ke permukiman warga hingga ketinggian air mencapai sekitar 70 cm. Banyak perabotan rumah tangga milik warga yang rusak karena terendam banjir. Sejumlah warga memilih mengungsi di tempat yang lebih aman.

Baca Juga: Hujan 5 Jam, 6 Kecamatan di Kabupaten Madiun Banjir

Seorang warga korban banjir, Eko Sunarso, mengatakan air mulai masuk ke perkampungan warga sekitar pukul 20.00 WIB. Puluhan rumah mengalami kemasukan air hingga membuat barang perabotan terbawa banjir.

Advertisement

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, mengatakan banjir ini disebabkan hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada Rabu malam. Selain berintensitas tinggi, hujan juga merata hampir di seluruh wilayah Madiun.

“Sehingga air dari atas ke bawah cukup kuat,” kata dia.

Bupati yang datang ke lokasi banjir pada Rabu malam menyebut akan berkoordinasi dengan pihak Perhutani terkait banjir ini. Jika memang perlu ada perbaikan di kawasan hutan, tentu akan dilakukan.

Advertisement

Baca Juga: Hujan Sungai Cambor Meluap, Satu Desa di Madiun Banjir

“Sungai ini melewati kawasan Perhutani. Jadi akan kita komunikasikan dengan Perhutani. Sehingga akan diupayakan mana-mana saja yang perlu diberi treatment,” jelas pria yang akrab disapa Kaji Mbing itu.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif