Jatim
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 23:05 WIB

BPJS Kesehatan Madiun Sosialisasikan Layanan Deteksi Dini Kanker

Redaksi Solopos.com  /  Rohmah Ermawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kanker payudara (hellodoctor.co.za)

BPJS Kesehatan Madiun memberi layangan deteksi dini kanker serviks dan payudara.

Madiunpos.com, MADIUN — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Madiun menyelenggarakan kegiatan deteksi dini kanker serviks dalam rangka mendukung bulan Oktober sebagai bulan deteksi dini yang dicanangkan oleh pemerintah.

Advertisement

Kegiatan itu dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Madiun.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Madiun Lilik Herawati mengatakan kegiatan deteksi dini tersebut diwujudkan dengan menggelar Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kanker serviks yang bertajuk Awareness in Cervical Cancer di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Madiun.

“Selain KIE tentang kanker serviks, kami juga melakukan pemeriksaan pap smear bagi wanita yang bekerja di lingkungan Kemenag Kota Madiun dan istri dari pegawai Kemenag Kota Madiun,” ujar Lilik kepada wartawan di Madiun, Jawa Timur, Jumat (20/10/2017).

Advertisement

Dia menambahkan kegiatan KIE kanker serviks tersebut merupakan salah satu program promotif dan preventif di BPJS Kesehatan untuk memberikan informasi, meningkatkan pengetahuan, dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit kanker serviks.

Sedangkan pemeriksaan pap smear bagi wanita adalah salah satu upaya untuk mendeteksi dini adanya gejala kanker serviks.

“Melalui kegiatan ini, kami juga menyosialisasikan bahwa kepesertaan BPJS Kesehatan dapat dimanfaatkan untuk melakukan pemeriksaan dini kanker serviks yaitu berupa pemeriksaan IVA dan/atau pemeriksaan pap smear,” kata Lilik.

Advertisement

Selain pemeriksaan pap smear, kata dia, juga dilakukan pemeriksaan payudara klinis (sadanis) guna mendeteksi dini kanker payudara. Kedua kanker tersebut, yakni kanker serviks dan payudara merupakan penyebab kematian tertinnggi penderita kanker di Indonesia.

Kepala Kementerian Agama Kota Madiun M. Amir Sholehuddin menyatakan sangat mendukung kegiatan deteksi dini tersebut. Sebab, penyakit tersebut sangat berbahaya dan mematikan.

“Saya tidak mau apa yang terjadi pada Julia Perez menimpa ke ibu-ibu di Kemenag Kota Madiun. Sehingga saya harapkan semua ibu-ibu di lingkungan Kemenag Kota Madiun mengikuti KIE dan pemeriksaan pap smear ini,” ungkap Sholehuddin.

Bagi masyarakat peserta JKN-KIS yang berada di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Madiun yang membutuhkan pemeriksaan IVA dan Clinical Breast Examination (CBE) guna deteksi dini kanker serviks dan payudara dapat langsung datang ke puskesmas terdekat pada jam praktik dan sejumlah layanan kesehatan lain yang telah ditunjuk.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif